Waktu ke waktu, hari ke hari, rasa di dalam hati ini serasa berteriak menjerit kesakitan. Mengapa? Apa yang mengganjal? Tentang orang tuaku yang bertengkar? Bukan! Karena mereka pasti bisa berdamai, apa karena nilai? Tidak, nilai saya makin meningkat selama kelas dua SMA ini. Lalu apakah karena aku berada di seminari? Tidak, aku bersyukur karena di tempat inilah saya bisa berkembang dengan baik dan diajak berpikir secara logis dan bersikap magis.
Lalu apa yang membuat hati ini sakit????
Kehidupanku ini penuh dengan penderitaan dari dalam maupun luar, tetapi aku bisa mengendalikannya dan menyelesaikannya dengan bantuan orang-orang terdekat dan dengan bantuan Tuhan, tetapi perasaan satu ini, begitu menyakitkan hati. Ya, saya sedang menyukai sesosok wanita yang membuat perasaan saya begitu berdebar. Sebenarnya banyak kesempatan untuk menyatakan padanya bahwa aku suka dia, tetapi apakah ini semua karena saya baru dua kali merasakan "suka"? Saya ingin sekali menyatakan sebuah kalimat kepada wanita itu bahwa saya suka kepadanya.
Seperti yang diketahui setiap manusia, memang menyatakan rasa suka itu sulit tetapi saya akan mengubah kata-kata itu bahwa saya akan menyatakan kata suka secara langsung setelah menuliskan pada blogger ini, ya, wanita yang saya sukai tidak cantik tapi menarik, ia sangat lucu jika tersenyum tetapi ia jarang tersenyum padaku, ia anak yang pandai dan memotivasiku untuk belajar lebih giat, dan saya merasa senang jika dekat dengannya, entah mengapa hanya ia yang menarik. Memang sulit mengatakan namanya karena ini privacy tetapi ya, saya akan memberitahukannya setelah saya menyatakan perasaan suka ini.
Hehehe.......mungkin hingga nanti aku mencintainya, aku rela berbuat apapun karena inilah jalan kehendak Tuhan dan walaupun ternyata saya tidak mendapatkan hatinya, hanya satu cara saya mengendalikan diri saya dengan tertawa dan saya akan tertawa bila benar-benar tidak mendapatkannya. Ya, Tuhan, mungkin inilah jalanku, seandainya aku mendapatkan hatinya jika sampai keluar dari seminari untuk mencintainya hingga akhir hayat, saya rela, dan saya akan menjadikan diri saya orang yang beruntung karena rasa suka inilah yang benar-benar dapat dijadikan pelajaran yang bermakna.
I'd like her all day, until the love that grows and I'm willing to do anything for this love to run until the end of my life