Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)

Minggu, 09 Mei 2010

Bisakah??

Ada sesuatu yang mengganjil dalam sebuah kehidupan. Seseorang ingin meminta suatu perubahan kepada orang yang sudah berubah mungkin 180 derajat. Apakah ia bisa? Seseorang itu tidak mudah untuk memaafkan dirinya sendiri apabila ia telah membuat kesalahan yang sangat fatal dan mungkin kesalahan itu tidak seharusnya ia perbuat. Ya, apakah bisa seseorang bisa berubah dengan secepat mungkin apalagi telah menyakiti hati seseorang yang pernah ia bantu? Tidak mudah. Orang yang percaya kepada kita, apalagi pernah kita bantu, itu merupakan suatu kebanggaan diri kita sendiri, namun jika kita telah menyakiti hati orang yang kita bantu itu, atau yang telah percaya kepada kita, tidak mungkin mudah untuk memaafkan diri kita sendiri walaupun orang yang mempercayai kita itu sudah memaafkan kita. Memaafkan diri sendiri lebih sulit daripada memaafkan orang lain. Jujur saja, sebuah perkataan yang telah diucapkan itu tidak dapat hilang begitu saja dengan mudahnya.

Jujur, orang itu ingin sekali kembali mendapatkan kepercayaan kembali. Orang itu ingin kembali bersama-sama saling memberikan pengalaman yang menguatkan diri, namun, hidup itu sulit apabila tidak bisa memaafkan diri sendiri. Bisakah memaafkan diri sendiri? Bisakah kembali lagi 180 derajat seperti yang dulu? Bisakah menjadi seseorang yang kembali bisa diberi kepercayaan lagi? TIDAK!!!!!!! TIDAK MUDAH!!! Berpikir keras dan merenungkan masalah itu sampai selesai pun tidak mungkin bisa cepat selesai.  Rasa penyesalan dalam diri akan terus terngiang sampai selamanya dan pasti cara satu-satunya adalah kita menjauhi orang yang pernah mempercayai kita itu karena kita telah malu akibat kesalahan ini. Apakah bisa? Bisa atau tidak yang jelas bisa saja namun sulit.

Ya, menghindar dan melupakannya memang salah tapi ini demi memaafkan diri sendiri agar tidak memiliki ketakutan terhadap diri sendiri apabila menemukan masalah seperti ini lagi, namun jika memiliki kemampuan dan kemauan, pasti bisa cepat menyelesaikan masalah ini dan pastikan bahwa kita bisa.

(Tapi aku sendiri tidak siap dan belum bisa. Maafkan aku teman.)