Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)

Minggu, 25 Juli 2010

Hidup

Terlalu banyak beban terhadap diriku ini
Aku bingung dan merasa ada sesuatu yang harus ditinggalkan
Aku ingin mengetahui apakah hidup yang sesungguhnya
Aku bingung dan merasa ganjil setiap membuka mata dari tidur yang lelap
Aku hanya bisa merenung dan berdoa
Namun aku harus ingat masa depanku
Aku kecewa karena aku tidak bisa menggunakan jiwa
Ya, jiwa untuk menjadi seseorang yang bisa menyelesaikan masalah
Namun aku hanya bisa berdoa pada Tuhan
Entah mengapa rasanya aku ini manusia kaku
Tidak bisa mengerti makna hidup
Hidup ini memang indah
Namun hatiku hanya berteriak keras
Bahwa masalah terus mendalami diriku
Aku memang masih bertahjan hidup
Tapi apakah aku masih bisa bersabar?
Aku merasa bahagia namun juga sedih
Aku menjalankan hariku hanya dengan 95% senyum di depan banyak orang
Padahal di dalam diriku hanya kepedihan dan kehancuran yang menyakitkan
Ini adalah tahun terakhirku menjalankan pendidikan di SMA
Tapi aku bingung karena masa depanku pun tidak ku pikirkan lagi
Inilah hidupku
Menyesal dan penuh penyesalan
Semua hanya karena masalah yang melanda hidupku
Ya Tuhan
Terjadilah Padaku Menurut Perkataan-Mu
Inilah aku, dan Utuslah aku ke jalan yang Kau mau
Aku bagaikan benih yang jatuh di bebatuan
Aku hidup seperti seorang pemungut cukai yang berdosa
Namun aku selalu memegang teguh hidup :
DAMAI, untuk semua orang
CINTA, bagi orang yang benar-benar ku cintai
KASIH, bagi semua orang tanpa memandang bulu
IMAN, segala hidup rohani dalam diriku dan batinku , dan
SEGALA HARAPAN yang kumiliki agar aku bisa tetap hidup