Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)

Kamis, 10 Februari 2011

Teman atau "Teman" ?

Yup, seperti kita ketahui, hidup di dunia ini memang membutuhkan teman. Teman itu sangat dibutuhkan baik dalam perasaan kita sedang bahagia ataupun sedih. Istilahnya mau senang ataupun sedih saling berbagi satu sama lain. Ya, teman itu memang berkata mau seperjuangan dan ingin satu penderitaan, tapi jangan langsung berpikir bahwa teman itu benar-benar akan melakukannya. Bukan niat jelek saya menulis posting ini bahwa anda haruslah mencari teman yang tepat, dimana teman anda itu tidak hanya ingin mendengarkan masalah anda tapi tidak mencari jalan keluar, berbicara untuk berusaha bersama, tetapi saling menjatuhkan. Yup, pertemanan seperti itu bukanlah suatu pertemanan yang baik. Coba jadikan pertemanan itu sebagai hidup kekeluargaan yang baru.

Bayak pertemanan yang hancur disaat hal itu berhubungan dengan suatu masalah, terutama masalah cinta. Saya melihat hal ini dari pengalaman teman saya. Ia memiliki banyak teman, namun teman-temannya saat ini menjauhkan dia karena ada dari seorang temannya itu menyukai seseorang yang sama. Yup, teman saya ini akhirnya dijauhi oleh teman-temannya. Saya sebenarnya tertawa melihat pertemanan seperti ini. Seharusnya sebuah pertemanan bukan saling menjauhi bila ada yang menyukai seseorang yang setipe istlahnya, atyau menyukai orang yang sama. Teman yang baik itu selalu memberi saran dan mau bersaing dengan cara baik, bukan saling memberi perkataan yang membuat sakit hati atau menjauhinya. Bagi saya hal ini sama saja dengan pecundang. Mau menyukai orang yang sama ataupun mau mendapatkan kekasih terhadap orang yang sama, pertemanan tidak seharusnya dilupakan bahkan dihentkan. Baiknya saling mendukung dan mencoba berusaha dengan sebaik mungkin karena semua pilihan yang tepat dan baik adalah di tangan orang yang disukai. Oleh sebab itu, saya tidak suka dengan pertemanan yang dapat dikatakan teman makan teman. Bagi saya ini bodoh sekali.

Yup, pertemanan adalah suatu hal yang spesial. Sungguh, sulit sekali mendapatkan seorang teman. Memang teknologi makin maju bisa mencari teman hanya untuk chatting tapi pas bertemu malah mati kutu (pengalaman saya berteman dengan orang rusia dan finladia). Lebih baik pertemanan itu dieratkan dan tidak melihat hal cinta sebagai perusak pertemanan. Cinta itu memang berhubungan dengan persahabatan, tapi karena cinta persahabatan bubar, itu hal terburuk bahkan hanya pecundang isinya. Maka, sadarilah pertemanan yang sudah lama dijalani, jangan sia-siakan teman. Saya sadar hal ini karena saya juga sempat merasa kehilangan teman saat cinta itu memasuki perasaan, istilah cinta pada sahabat. Maka, jadikan sahabat itu keluarga baru yang mau melihat sedih dan bahagia kita, serta ingat, kita juga harus membahagiakan teman kita.


Mungkin ini  lirik lagu bagus :

If you wanna be my lover, you gotta get with my friends,
Make it last forever friendship never ends,
If you wanna be my lover, you have got to give,
Taking is too easy, but that's the way it is.


Okey, Start a new day, Smile with your friend, Get a great friendship, Because friendship never end. :D