Ketika membuka mata, dunia mulai terlihat. Ketika membuka telinga, suara mulai terdengar. Ketika membuka hati dan pikiran, apa yang terjadi? Hanya orang yang bersangkutan yang tahu!
Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)
Minggu, 04 Maret 2012
Gaude Virgo
Yup, yup, menjadi biarawan bukanlah sesuatu hal yang patut disesalkan. Namun suatu tantangan yang berat adalah bagaiana menjalani kehidupan yang lurus ditujukan pada Tuhan. Jika diingat, menjadi biarawan sebenarnya menguntungkan, siapa menyangka di biara selain berdoa bisa mengekspresikan diri secara lebih. Contoh, gw sendiri baru bisa masak di biara, ahaha, apapun itu bisa gw masak, cuma modal bawang merah, bawang putih, garam, cabai, minyak dan tergantung apa yang mau dimasak ahahaha, kalo masak untuk pesta itu asik juga sih ahaha. Selain masak, bisa berekreasi walau hanya 3 jam perminggu, yah kalo gak main bilyard, poker, canasta, dan kalo ada hari spesial bisa berenang atau jalan-jalan kemana pun. Ahaha, bisa juga belajar bahasa, tapi ini inisiatif sendiri. J m'appelle Andre. Il mio nome e Andre. Kulo asmonipun Andre. Mein name ist Andre. Ahahaha, contoh aja itu. Tapi semua itu hanya selingan, yang paling penting adalah berdoa. Kapan lagi bisa berlutut dilantai satu jam demi menyembah Sakramen Mahakudus? Kapan lagi bisa berefleksi atas setiap kejadian dihari-hari yang statis. Kapan lagi bisa sedekat ini dengan Tuhan. Ya, walaupun masa depan saya sebagai novis belum berarti pasti menjadi pastur, tapi begitulah kehidupan yang harus saya pertahankan. Mungkin bisa mungkin tidak, yang tahu hanya Tuhan. Oke, tinggal menjalani dan tetap semangat. Jika sedih ya ambil gitar lalu nyanyi dan membuat orang terpana akan suara sendiri ahaha (ini kejadian nyata lho). Seep lah , keep on. Au revoir