Kududuk menyendiri
Menghadap kilauan bintang di malam hari
Dunia terasa begitu indah
Namun terasa kurang di dalamnya
Kumerasa rindu
Keadaan yang biasa tersaji
Hidangan yang menyendiri
Tapi selalu berarti
Kuingat rasa di dalammu
Kunikmati setiap aromamu yang masuk ke tubuhku
Keindahan alam bawah sadar merasukkiku
Kerinduanku akan dirimu terlampau sudah
Satu teguk
Dua teguk
Tiga teguk
Semakin nikmat rasamu mengalir dalam tubuhku
Betapa pekat warnamu
Betapa indah bayangmu
Bercahaya langitmu
Begitu sukar ditemukan
Indah,
Kunikmati malam yang indah
Kau tau kenapa
Karena kau di sisiku
Kau kuanggap teman
Teman dari beragam masalah
Kau mencairkan hati
Hati suram nan mengikis diri
Tetaplah bersamaku
Terhidanglah selalu di sampingku
Temani diriku di malam ini
Hanya engkau
"SECANGKIR KOPI"