Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)

Rabu, 30 April 2014

Tik Tok...

Apakah anda tahu mengenai tenis meja? Olahraga yang satu ini memang seru, apalagi jika mendengar bunyi bolanya yang memantul di meja...Tik....Tok...Tok....Tik....Tok.....
Eh, jam juga bisa berbunyi seperti itu...Tik...Tok....Tik....Tok...
Sayang, hanya dua ini yang saya tau berbunyi...Tik....Tok....Tik...Tok....

Haaah, coba hati gw bisa berbunyi begitu, rasanya lucu banget hehehe. Ya, seandainya gw bisa lepas semua perasaan, cuma satu yang mau  gw teriakin, Maaaf!! Maaf banget!!! Sumpah #Maaaf!!!!

Gw gak ngerti sama diri gw sendiri. Terlalu banyak kebohongan. Tapi, itu loh! Masih banyak yang bilang gw ini bisa diandalkan, diharapkan, dan menyenangkan. Jujur, gw juga gak kuat kayak gini terus.

Tau makna atau definisi dari kata CUKUP? Sudah berulangkali gw juga mengatakan itu, bukannya anda juga? Namun, apasih sebenarnya yang dicari dari kata itu? Apa sih yang menjadi substansi dari ini semua?
Bisa gak sih gw sungguh-sungguh cukup?

Hah, oh ya, ada satu lagi yang berbunyi...Tik...Tok....Tik....Tok.....
Mau tau?
Itu adalah ketika semua ungkapan yang kita sampaikan tapi tidak pernah masuk ke dalam apapun atau kepada diri siapapun. Berarti enak sekali ya berkata-kata. Sudah keluar, eh gak ada yang bisa masuk. Fiuuh, gw harus mengambil keputusan yang berat rasanya.

Okelah, just the way you are. Who am I? It's not necessary to you. I give up.

Tik...Tok....Tik....Tok.... dan semua berhenti begitu saja.