Mungkin untuk diri sendiri, baik untuk sesama, atau terbaik untuk mengungkapkan perasaan (by: nikolaus philander/emsignehta)

Senin, 01 Maret 2010

TAKUT?!?!?!

Ya, sudah ngobrol tapi masih takut. Hehehe, memang rasa takut ini muncul udah lama. Mengapa takut? Kata yang paling tidak disukai orang adalah takut karena takut bukti bahwa ia pengecut. Yup, untuk apa takut? Namun memang, tidak semua orang dapat menjadikan kata takut ini menjadi kata “ayo maju, semuanya saya hadapi dengan kemampuan saya”. Hihihi, takut ya takut, tapi kalau takut terus, kapan beraninya? Cara untuk menghilangkan rasa takut dengan cara berani melawan rasa takut itu. Diri ini pun sampai saat ini memiliki rasa takut, tapi sulit untuk menghadapinya. Ya, bolehlah takut, tapi cobalah untuk tidak takut. Jadikan ketakutan sebuah pelajaran. Ayo berani melangkah dengan tegap dan jangan memunculkan rasa takut. Ayo maju dengan berani dan hilangkan rasa takut. Contoh jika mau berbicara dengan seseorang ya bicara aja secara jujur jangan takut-takut (hehehe ini pengalaman), walau akhirnya tidak enak dihati, ini membuktikan bahwa jangan takut. BERANI = MAU MENGGAPAI APA YANG DIINGINKAN, TAKUT = MEMILIH DIAM DARI PADA MENGGAPAI YANG INGIN DICAPAI. So, buang rasa takut dan beranikan diri mulai saat ini.