Oh ya, hari ini mungkin hari refreshing buat saya karena selesai ujian hari ketiga, akhir pekan, dan menunggu hari minggu karena bisa jalan-jalan besok sebab besok minggu keempat, dan besok nonton bareng sama teman. Jujur saja, saya juga sempat nyari lirik buat lagu baru saya untuk melengkapi kunci gitar yang sudah saya temukan kemarin, jika tidak salah ada di postingan sebelumnya, dan inginnya sih lirik kehidupan saya slama ini, tidak seperti band saat ini yang hanya berisi tentang cinta. Yup, setelah mencari dan tidak ketemu, saya mengambil gelas dan minta air panas ke dapur dan menyeduh susu milo plus susu kental manis vanila, rasanya sepeti cappuccino dan duduk santai menikmati langit setengah mendung dengan merasakan indahnya hidup. Ahhhh, baru kali ini menikmati hidup setelah beberapa lamanya menjalani hidup dengan berbagai masalah dan kesakitan dari kepala hingga ujung jari kaki.
Ya, sambil menggenggam gelas berisi susu dan memandang langit, saya merenung. Apakah saya ini hidup atau tidak. Entah apa yang saya pikirkan namun inilah yang saya pikirkan. Sebenarnya saya bersedih karena hal ini karena ternyata selama ini saya hidup selalu bersyukur pada Allah namun tidak pernah merasakan indahnya hidup. Tapi saya telah mendapatkan apa yang saya mau selama hidup ini. Sungguh hati saya terasa gundah dan resah, namun dengan hangatnya susu saya kembali beryukur pada Allah karena saya bisa hidup walaupun hidup saya lebih banyak memiliki masalah yang mungkin hampir menjangkau langit ketujuh. Untungnya saja saya hanya bermodalkan senyum dalam hidup walau senyum saya itu banyak makna dari menutupi kesedihan sampai benar-benar bahagia. Hmmm, susu saya habis dan saya langsung ke meja studi merapikan semua yang bisa dirapikan.
Saya kembali melihat foto orang tua bersama saya dan kedua adik saya saat sedang makan di "Kampoeng Daoen" di Bandung, hahahaha, melihat ini saya menjadi kangen dengan keluarga dan kembali berapi-api ingin mendapatkan nilai terbaik dalam ujian akhir kelas dunia ini. Sungguh, apabila libur nanti mungkin yang saya minta adalah pergi sekeluarga dan berbahagia bersama. Tapi entah bisa atau tidak melihat keadaan orang tua yang selalu sibuk. Ya, selama ini saya bisa hidup dan semangat selalu menjalani hidup karena orang tua saya. Tanpa orang tua mungkin saya sudah berada di jalur neraka. Ya, walaupun banyak sekali kenangan buruk dari orang tua, namun hadapi saja dengan senyuman, hehehehe. Ya, beginilah hari ini, dan sore hari ini hingga nanti malam begitu banyak kesenangan yang menunggu lagi.
"Have Fun Everyday" NIKOLAUS PHILANDER
